Foto: Mantra Vutura I Teks: Fadly Zakaria.M
Makna “Kembali” dari Mantra Vutura kali ini punya sesuatu yang lebih intim. Di sini duo/group elektronik melanjutkan kontemplasi spiritualnya mengenai dinamika antara roh (iman) dan raga (cinta). Mantra Vutura juga mengambil pusaran narasi yang seyogyanya terbilang lebih ekspansif dari sebelumnya.
Single yang berdurasi hampir genap 4 menit ini sengaja disuguhkan sebagai gita puja (hymn) yang dilebur ke dalam dentuman perkusi analog dan distorsi vokal yang seolah-olah terdengar bagaikan teriakan yang meraung dari sudut jiwa Mantra Vutura.
Jikala flashback sejenak perbedaan signifikan konsep permainan materi Mantra Vutura saat ini jauh menjangkau sisi yang lebih luas dan lebih anthemic. Mulai dari sentuhan kulit luarnya pun cukup terlihat bagaimana melodi pop sangat mendominasi di tiap lini. Proses pendewasaan lah yang menjadi titik terang Mantara Vutura untuk tidak lagi mengusung elemen musik elektronik sayap kiri yang temperamental.
Tristan Juliano dan Zakari Danubrata menelaah bahwa single Kembali diambil dari Surah Al-Baqarah Ayat 285 (2:285 Quran) yang memuat kutipan bahwa “kembali kepada-Nya menjadi akhir dari segala perjalanan“. Melalui rilis pers, Mantra Vutura juga menambahkan “Lagu ‘Kembali’ ini bisa diartikan sebagai entah kita mengembalikan iman kita kepada Yang Mahakuasa ataukita kembali ke dalam cengkrama dan pelukan orang-orang yang mencintai kita.“