Foto: Avhath x Kuntari I Teks: Fadly Zakaria.M
Ephemeral Passage, sebuah jawaban dari album kolaboratif terbaik penutup tahun 2024 persembahan Avhath dan KUNTARI. Album lanskap dengan bebunyian eksperimental yang megah sekaligus muram ini membuktikan bahwa spektrum musik distorsi bisa menyatu jika semuanya terkonsep rapi.
Berawal dari narasi sang gitaris, Rey, atas penggambaran seklusi yang membentuk karakter untuk menemukan secercah cahaya terang, namun cahaya tersebut justru menimbulkan kesesatan dan tidak memberikan jawaban apapun. Mulai dari situ lah, Ekrig sang vokalis merangkum semuanya dalam goresan lirik penuh makna mendalam.
Melalui apa yang saya tangkap ketika hearing session pada tiga hari menuju perilisan album, Avhath dan KUNTARI mempunyai porsi masing-masing untuk saling menghargai dalam setiap menampilkan aransemen dan frekuensi. Memberi kebebasan kreativitas inilah yang menjadi poin penting dalam proses pengerjaan workshop yang sudah dilakukan dari akhir tahun 2023 lalu.
Bagi saya secara personal, Avhath selalu berhasil menerobos zona nyaman musik black metal itu sendiri. Pilihan tepat ketika Ephemeral Passage bersanding dengan keunikan permainan instrumental dari KUNTARI. Keduanya membawa persepsi di luar batas dalam sajian atmosferik kejam, cengkraman tekstur kelam yang padat, dan serbuan riff begitu menggema hingga titik maksimal.
Tancepin headphone atau putar Ephemeral Passage dengan speaker aktif terbaikmu sekarang juga. Rasakan bulu halus di tubuhmu seketika dibuat merinding dalam enam trek penuh eksplorasi kegilaan ini. Salut dan segan pula untuk Lafa Pratomo sebagai produser yang berhasil mengeksekusi segalanya dengan cermat.
Sangat ditunggu showcase albumnya!