
Setelah hilang bagai ditelan bumi pasca perilisan mini album
Keos di tahun 2014, kini Headcrusher kembali mengadakan sebuah acara yang
berlokasi di rumah dari salah satu personil mereka sendiri. Acara yang diberi nama
dengan Sunday Keos (mudah-mudahan bisa berlanjut juga), sebenarnya ini meniru
konsep-konsep yang diterapkan oleh festival-festival pada umumnya, namun perlu
digaris bawahi bahwa acara tersebut hanya sebatas gigs kecil yang intim.
Mengambil contoh dari acara seperti Sunday Market
hingga Brotherground Festival, Headcrusher ingin menampilkan suatu pertunjukan yang
tidak hanya menonjolkan peforma dari para penampil. Headcrusher juga ingin
menunjukkan kreativitas kawan-kawan yang sedang merintis usaha (dari makanan
hingga pakaian) untuk turut ikut serta meramaikan acara tersebut, sehingga
publik akan mengerti produk-produk yang mereka suguhkan.
Konsep dari Sunday Keos bisa dibilang konsep yang agak
sidestream, dikarenakan waktu yang ditunjuk untuk menggelar acara tersebut adalah
di pagi hari saat berlangsungnya car free
day yakni dari jam 06.30 – 09.00. Dan juga venue dari acara tersebut
berada di lokasi dimana car free day diselenggarakan.
Acara tersebut juga gratis aka totally free!
Perlu waktu yang lama untuk memikirkan konsep tersebut, beserta waktu yang pas juga. Melihat personil dari Headcrusher yang telah bekerja ada di Jakarta,
Pangkalanbun, Surabaya. Untuk itu, acara
tersebut diadakan sebagai bentuk kekangenan kami untuk bermusik kembali.
Apalagi beberapa waktu yang lalu band thrash metal / heavy metal ini baru saja merekam 2 materi baru yang
pastinya akan diperdengarkan kepada publik saat Sunday Keos esok.