Nafas Segar Concrete Youth Bawakan Refleksi Dinamika Kehidupan dan Pertemanan

Photo: Fadli Nurromdon & Tulang Semut I Teks: Fadly Zakaria.M

Wajah baru, muka lama. Kurang lebih seperti itulah nama-nama dibalik pencetus Concrete Youth. Lineup kuartet solid diperkuat oleh Widi (Feel The Burn, Stand Clear, Rage of Despair), Indra Chino (Final Attack, ZIP), Firdi (Rage of Despair, Decomposing Normality), dan Iksan (Final Attack, Grail).

Sempat terkecoh di mana saya sudah membayangkan konsep yang dibawakan bakal lebih heavy dari proyek tiap individu sebelumnya. Namun, ketika penggalan teaser sempat muncul di bulan Mei yang mengawali gaya bermusik mereka cenderung ke arah melodic hardcore bernuansa punk rock/pop punk serta tetap menampilkan fondasi kuat bernafaskan hardcore.

Nggak melulu harus mengejar sesuatu dengan ambisi yang meledak-ledak, Concrete Youth membagikan salam perkenalan lewat tiga lagu promo yaitu “In Agony (intro)”, I Won’t Let You Down”, dan Don’t Kill the Vibe”. Kalo menyimak sedari awal, saya pun langsung terkesima ketika serbuan melodi yang manis, bass-line dan tune snare drum-nya empuk banget, kemudian ditutup sedikit part breakdown catchy. Selebihnya, dua trek penuh lainnya bagi saya no comment deh. Fix jadi trek ampuh pemecah moshpit dan sing along.

Keseluruhan departemen lirik banyak diadaptasi dari rekam jejak persahabatan mereka yang sudah dibangun sejak menahun. Proses refleksi yang diselimuti dinamika kehidupan membuahkan pendewasaan diantara kekuatan pertemanan tersebut. Tak lupa juga sedikit menyelipkan kekacauan isu sosio-politik di negri ini yang semakin busuk.

Lewat video singkat dari sang vokalis, Widi, menyebutkan bahwa Concrete Youth sedang melanjutkan progres terbarunya untuk debut EP yang disinyalir akan rilis akhir tahun 2026 dengan label musik dari Indonesia dan salah satu negara asal Eropa. Can’t hardly wait!