Foto: People of the Sun I Teks: Fadly Zakaria.M
Apa yang saya takuti dari sebuah band andalan ketika berganti vokalis sepertinya dibantah oleh People of the Sun. Melalui maxi-single “Akal/Bagaimana Jika Gelap“, unit kuartet alternative rock asal Surabaya ini berhasil mempersembahkan konsep yang segar bersama formasi solid terbaru.
Memulai perjalanan dari awal dengan merombak habis-habisan dalam segi penulisan materi telah dilakukan People of the Sun. Tantangan baru telah dilawan secara lantang, termasuk penyesuaian dengan karakter warna suara dari vokalis terbaru mereka. Saat ini, People of the Sun beranggotakan Adria Riswinanda (gitar), Bimo P. Widiyahutomo (drum), Rahmana Wiradanu (bass), dan personel baru yaitu Johannes Febrianto Elyas (vokal).
Meskipun terbilang maxi-single, namun ada satu bonus sebagai trek pembuka berjudul Sun. Ketiga trek pengisi ini mempunyai arti tersendiri. Sun, pernah masuk ke dalam debut EP Self-titled pada tahun lalu kemudian diaransemen ulang sebagai tanda perkenalan era baru People of the Sun. Berlanjut menuju trek ‘Akal’ lebih mengarah ke dalam cerita terhadap seseorang yang sifat dan tingkah lakunya banyak merugikan orang lain. Sedangkan ‘Bagaimana Jika Gelap’ cenderung menggambarkan seseorang yang mengemban segala beban hidupnya sendiri dan tidak pernah membagikan segala keluh kesahnya kepada siapapun hingga akhir hayatnya, terang Johannes selaku penulis lirik.
Segala proses pengerjaan materi hingga rekaman dilakukan di basecamp People of the Sun, termasuk dibantu oleh Julio Mulya dan Harist Santoso selaku co-producer dan sound engineer, Wisnu Ikhsantama sebagai mixing engineer, serta proses mastering yang dilakukan oleh sang gitaris, Adria Riswinanda di 912 Studio.
Segera konsumsi video musik Akal/Bagaimana Jika Gelap di YouTube dan dengarkan secara berkala di seluruh gerai musik digital.